Pemerintahan Kota Surabaya



Secara administrasi pemerintahan Kota Surabaya dipimpin oleh seorang wali kota dan wakil wali kota yang membawahi koordinasi atas wilayah administrasi kecamatan yang dikepalai oleh seorang camat. Kecamatan dibagi lagi menjadi beberapa kelurahan yang dikepalai oleh seorang lurah. Seluruh camat dan lurah merupakan jajaran pegawai negeri sipil di lingkungan pemerintah kota. Sejak 2005, wali kota Surabaya dan wakilnya dipilih langsung oleh warga kota dalam pilkada, setelah sebelumnya dipilih oleh anggota DPRD kota.

Perwakilan
Secara konstitusional, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Surabaya merupakan lembaga legislatif atau perwakilan rakyat yang dipilih langsung oleh rakyat Surabaya pada pemilihan umum legislatif setiap lima tahun sekali. Anggota DPRD Kota Surabaya periode 2014-2019 adalah 50 orang yang didominasi oleh PDI Perjuangan (15 kursi); Partai Demokrat (6 kursi); dan Partai Gerindra (5 kursi). Pimpinan DPRD Kota Surabaya periode 2014-2019 terdiri dari Armudji (Ketua; PDI-P), Ratih Retnowati (Wakil Ketua; Demokrat), Dharmawan (Wakil Ketua; Gerindra), dan Masduki Toha (Wakil Ketua; PKB) yang resmi menjabat sejak 17 September 2014.

Pembagian administratif
Kota Surabaya terdiri atas 31 kecamatan dan 163 kelurahan. Berikut adalah daftar kecamatan di Surabaya yang dibagi dalam 5 wilayah:

Surabaya Pusat
  • Tegalsari
  • Simokerto
  • Genteng
  • Bubutan

Surabaya Timur
  • Gubeng
  • Gunung Anyar
  • Sukolilo
  • Tambaksari
  • Mulyorejo
  • Rungkut
  • Tenggilis Mejoyo

Surabaya Barat
  • Benowo
  • Pakal
  • Asemrowo
  • Sukomanunggal
  • Tandes
  • Sambikerep
  • Lakarsantri
Surabaya Utara
  • Bulak
  • Kenjeran
  • Semampir
  • Pabean Cantikan
  • Krembangan

Surabaya Selatan
  • Wonokromo
  • Wonocolo
  • Wiyung
  • Karangpilang
  • Jambangan
  • Gayungan
  • Dukuh Pakis
  • Sawahan